Isra, Pengalaman di Balik Perjalanan Suci Rasulullah

Isra Mi’rajmenjadi pengalaman yang begitu sangat berharga dengan penuh sejarah yang mana melaui perjalanannya tersebutlah yang menjadikan Nabi Muhammad mendapatkan wahyu perihal salat. Perjalanan yang dilakukan di tempuh hanya satu malam. Ditambah lagi dengan perjalanan yang dilalui Nabi Muhammad membelah malam dan melewati masjid Al-Aqsha yang ada di Palestina dan juga Sidratul Muntaha dalam memenuhi undangan dari Allah SWT.

Perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad ini pun tidak hanya sebatas perjalanan saja, akan tetapi ada banyak makna tersembunyi dari perjalanan suci yang telah dilakukan, diantaranya yaitu:

  1. Perjuangan kepedulian Nabi Muhammad kepada umatnya

Perjalanan suci yang dilakukan oleh nabi Muhammad menjadi bukti perjuangan kepedulian Nabi kepada umatnya. Perjalanan panjang yang ditempuh Nabi, bertemu dengan beberapa Nabi dan Allah SWT untuk mendapatkan wahyu. Pada awalnya Allah memerintahkan Nabi Muhammad untuk menjalankan salat 50 dalam seharinya. Namun setelah beberapa kali meminta keringanan, Allah memberikan keringanan menjadi 5 salat dalam satu hari.

Keringanan yang diajukan oleh Nabi Muhammad karena manusia tidak memiliki sifat seperti Nabi, sehingga manusia akan merasa sangat keberatan jika dalam sehari harus menjalankan salat 50 waktu.

  1. Bukti loyalitas pembela Nabi

Perjalanan Isya’ Miraj menjadi bukti sebagai peristiwa yang futuristik. Banyak para umat yang tidak mempercayai perjalanan Nabi yang dapat ditempuh dalam semalam. Sedangkan perjalanan Makkah menuju Baitul Maqdi membutuhkan waktu kurang lebihnya 1 bulan. Hal inilah yang menjadikan perjalanan Nabi Muhammad dianggap aneh. Sedangkan alat transportasi yang digunakan oleh Nabi Muhammad yaitu kuda maupun unta.

Pada zaman dahulu memang belum ada yang namanya alat transportasi seperti Mobil kijang super seperti saat ini, karena pada zaman dahulu perjalanan hanya dapat ditempuh dengan menggunakan unta maupun kuda. Melihat perjuangan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad, maka kita sebagai umat harus selalu mengingat perjalanan suci yang telah di lakukan oleh Nabi.

Tags: